Headlines News :
Home » » Ditelantarkan, Istri La Ode Andi Pili Mengadu ke Ombudsman

Ditelantarkan, Istri La Ode Andi Pili Mengadu ke Ombudsman

Written By TV ORI Sultra on Kamis, 02 Juli 2015 | 09.17.00

Ilustrasi



KENDARI, BKK – Tidak pernah dipedulikan dan kerap mendapat perlakuan kasar dari La Ode Andi Pili, Wa Ode Fatma Farianti mengadu ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra).
Istri keempat Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ini mengaku, tidak mendapatkan jaminan hidup lagi dari sang suami sejak 2013. Padahal, kata dia, mereka memiliki anak semata wayang yang harus ditanggung.
“Saya ingin mencari keadilan,” katanya, saat ditemui di kantor Ombudsman pekan lalu.
Selain di Ombudsman, perempuan kelahiran 1987 ini sudah mengadu ke Badan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sultra. Sayangnya, aduannya itu tidak direspon bahkan terkesan “diputar-putar”.
“Sudah dua kali melapor, tapi diarahkan oleh BKD katanya ke pengadilan agama (PA) saja,” ujarnya.
Oleh Fatma, pernikahannya dengan La Ode Andi Pili berlangsung pada 2012. Kala itu, lanjut Fatma, dirinya masih honor di salah satu instansi yang kebetulan satu kantor dengan Andi Pili.
Di tempat inilah, awalnya Fatma menerima permintaan La Ode Andi Pili yang waktu itu mengaku duda, hendak memperistrinya. Namun, menurut Fatma, dirinya tidak sadar hingga bisa suka sama La Ode Andi Pili.
“Pada saat itu dia merokok dan coba tanya sama om saya kalau dia ingin cari perempuan. Kebetulan, di situ ada saya dengan beberapa perempuan lain. Pertama dia tanya saya, ada pacarmu sambil dia merokok. Saya bilang ko sudah tua,” urainya.
“Tidak lama lagi dia goyangkan keningnya. Mungkin itu orang ada “apa-apanya”. Dan pada saat itu dia langsung pilih saya. Tapi, om saya pada saat itu larang karena dia tahu kalau Andi Pili sering mainkan perempuan. Tapi, dia (Andi Pili) bilang, sekarang lagi mencari istri. Mau diapa sudah terjadi,” tambahnya.
Nasi sudah.jadi bubur, Fatma resmi menerima pinangan La Ode Andi Pili pada 2013 hingga dikaruniai putra yang sudah berumur 2,7 tahun.
Belakangan, ia tidak tahu kenapa La Ode Andi Pili berubah. Sejak 2013 Andi Pili sudah bersikap dingin dan menunjukkan sikap “alergi” kepada dirinya. Pernah, kenang Fatma, dirinya “dikenakan tangan” dan diusir dari rumah.
Bahkan, tambah dia, Andi Pilih sering mengirimkan pesan singkat melalu telepon selulernya bernada ancaman untuk menendang dirinya keluar dari rumah.
“Dia pernah bilang jijik sama saya. Dia juga sudah mengusir saya dari rumah,” ungkapnya denga nada sedih.
Kini, Fatma tengah memperjuangkan haknya sebagai istri. Bersama anak semata wayangnya, dia tinggal di rumah kontrakan dan hidup dari kiriman orangtua di kampung. Menyangkut tuntuannya, sudah disampaikan ke Andi Pili tapi tetap tidak direspon, bahkan melarang lagi pulang ke rumahnya di Jalan Laute, Mandonga.
“Saya hanya mau tuntut hak saya. Toh, saya memiliki surat nikah dan kartu keluarga dengan dia. Berarti sah sebagai istri meminta hak. Kalau tidak, dia ceraikan saya jangan dia gantung begini,” pintanya.

Sumber : Berita Kota Kendari 
Share this post :
 
Support : Copyright © 2011. OMBUDSMAN RI PERWAKILAN SUlAWESI TENGGARA - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger