Headlines News :
Home » » Nur Sinapoy Lempar Masalah CPNS ke Sekda

Nur Sinapoy Lempar Masalah CPNS ke Sekda

Written By TV ORI Sultra on Kamis, 02 Juli 2015 | 09.15.00





KENDARI, BKK – Habis melempar batu, lalu sembunyi tangan. Itulah pepatah yang tepat disematkan kepada Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) Nur Sinapoy atas sikapnya terhadap penyelesaian kisruh calon pegawai negeri sipil (CPNS) Konkep tahun 2014.
Pada saat hearing dengar pendapat di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Sinapoy berkelit kalau yang memiliki kapasitas untuk menjelaskan kisruh CPNS Konkep adalah Sekretaris Kabupaten (Sekab) Cecep Trisnajayadi.
“Yang harus menjelaskan masalah ini sebenarnya adalah Sekda (Cecep Trisnajayadi). Tapi karena dia tidak datang, makanya saya yang jelaskan,” kata Nur Sinapoy dalam hearing, Senin (30/6).
Dalam struktur penyelenggara seleksi CPNS Konkep, Nur Sinapoy menjabat sebagai penanggung jawab. Sementara Sekab Cecep, bertugas sebagai ketua penyelenggara dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Konkep sebagai pelaksana.
Namun, tanggapan Bupati Konkep ini ditentang oleh Cecep. Dihubungi melalui telepon selulernya, Cecep mengaku, Nur Sinapoy merupakan tokoh yang paling bertanggung jawab dalam seleksi CPNS di Konkep. Pasalnya, kata Cecep, bupati merupakan pejabat pembina kepegawaian.
“Saya kaget kalau masalah ini dilemparkan kepada saya. Bupati yang harus bertanggung jawab,” tutur Cecep.
Masih kata Cecep, selama proses seleksi dirinya tidak pernah dilibatkan. Bahkan, aku dia, tidak pernah bertandatangan dalam hal pengumuman CPNS Konkep.
“Ini hanya untuk menjatuhkan saya. Kenapa harus dilemparkan kepada saya ini masalah. Coba kita pikir secara logika, saya tidak pernah dilibatkan tapi diminta menjelaskan. Bagaimana caranya seperti itu,” beber Cecep lewat telepon selulernya.
Ia juga mengaku heran dengan anggapan Bupati Konkep Nur Sinapoy yang ingin memasukkan putra daerah dalam pelulusan. Hal itu, kata dia, kontradiksi antara pernyataan dan kenyataan di lapangan.
“Saya juga pernah usulkan sekitar 160 orang putra daerah untuk diloloskan. Tapi, pada akhirnya tidak diloloskan juga,” ungkapnya.
Lebih anehnya lagi, tambah dia, ada peserta yang notabene putra daerah di Konkep memiliki urutan pertama dalam seleksi tidak diloloskan.
“Lucunya, dia tidak lolos. Sekarang, komitmen untuk meloloskan putra daerah itu tidak jelas,” tambahnya.
Mengenai surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandy, Cecep mengaku harus tetap diikuti. Pasalnya, jelas dia, keputusan pemerintah pusat merupakan hal yang utama dan tidak boleh dilawan.
“Itu bupati kan birokrat juga. Kenapa harus melawan keputusan pemerintah pusat. Dan sudah nyata-nyata itu adalah perintah Menpan,” pungkasnya.

Sumber : Berita Kota Kendari
Share this post :

+ komentar + 1 komentar

1 Oktober 2017 10.46

aslamu alaikum wr wb..
bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis
dan berbagi kepada teman2 melalui tempat ini,
sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga
dan mencapai kesuksesapossiblen yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki,
namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang,
hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya,
akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 600 juta ,
saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak sememtarah kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anaka-naknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk,
demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue,
ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman
dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya.
dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan K.H. Tambring Abdullah hidupnya kembali sukses,
awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir
dan melihat langsung hasilnya, `
saya akhirnya bergabung dangan mengunjungi website di www.programdanainstan.blogspot.com semua petunjuk K.H. Tambring Abdullah saya ikuti dan hanya 1 hari astagfirullahallazim,
alhamdulilah demi allah dan anak saya,
akhirnya 5m yang saya minta benar benar ada di tangan saya,
semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha,
kini saya kembali sukses terimaksih K.H. Tambring Abdullah saya tidak akan melupakan jasa aki.
jika teman teman berminat, yakin dan percaya insya allah,
saya sudah buktikan demi allah silakan kunjungi website di www.programdanainstan.blogspot.com atau KLIK DISINI

Posting Komentar
 
Support : Copyright © 2011. OMBUDSMAN RI PERWAKILAN SUlAWESI TENGGARA - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger