Headlines News :
Home » » Status Lukman Abunawas Disoal

Status Lukman Abunawas Disoal

Written By TV ORI Sultra on Kamis, 01 Agustus 2013 | 00.43.00

KENDARINEW.COM: Keputusan yang diambil Lukman Abunawas, keluar dari pengurus atau Ketua Partai Golkar setelah jabatan periode keduanya sebagai Bupati Konawe berakhir, kini baru dipersoalkan. Padahal, keputusan itu diambil sejak 2012 silam dan memutuskan kembali menjadi PNS dan kini telah dipercayakan menjadi kepala Diklat Sultra.
Pasca itu, mulai muncul aksi protes. Sejumlah kalangan menilai ada apa dan kenapa baru sekarang dipersoalkan. Salah satu yang mempertanyakan masalah ini adalah salah satu aktifis Sultra, Umar Bonte yang juga mantan ketua MPM Unhalu. Ia menilai, ada pihak yang ragu dengan posisi Lukman Abunawas yang dikenal memiliki basis massa di Kabupaten Konawe. Ini terutama, terkait dengan kepentingan di Pilcaleg 2014 mendatang.
   
Persoalan keluar dari partai, ini kasus yang lumrah dan bukan pertama kali terjadinya. Khususnya di internal Golkar Sultra, telah banyak kader dan pimpinan Partai ini mengundurkan diri. Tapi, tidak pernah dipersoalkan. Nah, kali ini Lukman mendapat kritikan karena alasan kembali menjadi seorang PNS. Padahal, ia telah terjun di dunia politik, telah menjadi seorang politisi partai dan menjadi bupati dua periode.
   
“Saat itu, kan banyak kader yang dipecat oleh ketua Golkar Sultra. Seperti Ketua DPD Golkar Konut, Abdul Wahid Gamula yang kembali jadi PNS dan diangkat jadi camat tapi tidak pernah dipermasalahkan. Kok Lukman keluar dan kembali menjadi PNS, malah diperdebatkan,” tegas Umar Bonte, saat menyambagi Kendari Pos, kemarin (26/7).
   
Dikatakan, Lukman kini telah menjadi kepala Badan Diklat Sultra setelah permohonan pengunduran diri Lukman sebagai PNS ditolak pemerintah. Itu berarti ia masih sangat dibutuhkan oleh negara untuk kembali mengabdikan diri. Bukan justru dipersoalkan. Umar Bonte menilai, sorotan yang muncul terhadap status kepegawaian Lukman Abunawas erat kaitannya dengan pertarungan para Caleg di Pemilu 2014 nanti.
   
Mungkin yang ditakutkan, jika Lukman telah mendekat pada kekuasaan dengan mendapat jabatan tertentu. Bisa jadi akan mendukung partai penguasa. Padahal, semua itu mungkin tidak akan terjadi karena terbukti Lukman bukan hanya keluar dari Golkar tetapi juga keluar dari kepengurusan di Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra.
   
Partai politik, kata Umar, tidak punya hak untuk mengekang Lukman sebagai PNS. Tapi, diakui meski sudah tidak menjabat tapi ada kaitannya dengan basis yang masih dimiliki mantan Bupati Konawe dua periode itu di masyarakat. Inilah yang diperebutkan, dimana muara dukungan itu. “Tidak ada untungnya mempersoalkan status Lukman. Beliau sudah tidak punya kekuasaan, kalau memang untuk kepentingan 2014 nanti. Disisi aturan kepegawaian, PNS juga dilarang untuk mendukung salah satu caleg. Itu jelas dan tidak perlu diperdebatkan,” aku Umar Bonte.(m1/KP)

Sumber :KENDARINEW.COM

Share this post :

+ komentar + 1 komentar

1 Oktober 2017 10.51

aslamu alaikum wr wb..
bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis
dan berbagi kepada teman2 melalui tempat ini,
sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga
dan mencapai kesuksesapossiblen yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki,
namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang,
hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya,
akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 600 juta ,
saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak sememtarah kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anaka-naknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk,
demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue,
ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman
dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya.
dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan K.H. Tambring Abdullah hidupnya kembali sukses,
awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir
dan melihat langsung hasilnya, `
saya akhirnya bergabung dangan mengunjungi website di www.programdanainstan.blogspot.com semua petunjuk K.H. Tambring Abdullah saya ikuti dan hanya 1 hari astagfirullahallazim,
alhamdulilah demi allah dan anak saya,
akhirnya 5m yang saya minta benar benar ada di tangan saya,
semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha,
kini saya kembali sukses terimaksih K.H. Tambring Abdullah saya tidak akan melupakan jasa aki.
jika teman teman berminat, yakin dan percaya insya allah,
saya sudah buktikan demi allah silakan kunjungi website di www.programdanainstan.blogspot.com atau KLIK DISINI

Posting Komentar
 
Support : Copyright © 2011. OMBUDSMAN RI PERWAKILAN SUlAWESI TENGGARA - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger